BERITA RAKYAT ACEH I Banda Aceh – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh resmi memberangkatkan tim Kickboxing Aceh untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kickboxing yang berlangsung di Padepokan Silat TMII, Jakarta. Prosesi pelepasan dilakukan pada Rabu (27/11), dan Ketua KONI Aceh diwakili oleh Baktiar yang memimpin langsung seremoni tersebut. Kejurnas dijadwalkan berlangsung mulai 28 November hingga 3 Desember 2025.
Tim Kickboxing Aceh tahun ini dibawah asuhan dua pelatih, yakni Coach Beni Sutopo dan Coach Lis Nobel, yang selama ini mendampingi atlet dalam program latihan intensif. Keduanya memiliki peran penting dalam mempersiapkan strategi dan meningkatkan kemampuan teknik para atlet menjelang pertandingan.
Dalam sambutannya, Baktiar menyampaikan bahwa keikutsertaan Aceh dalam ajang bergengsi ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan kualitas atlet daerah di tingkat nasional. Ia juga memberikan pesan agar seluruh atlet menjaga sportivitas, kesehatan, dan fokus demi meraih prestasi terbaik. “Kami percaya para atlet telah berlatih keras dan siap bertanding. Semoga Aceh dapat pulang membawa hasil membanggakan,” ujar Baktiar.
Tim Kickboxing Aceh yang mengikuti Kejurnas tahun ini terdiri dari empat atlet terbaik yang mewakili beberapa nomor pertandingan. Mereka adalah Doni Sutardi yang turun di kelas Point Fighting (-74 kg), Raifihan Rahit Fahira di nomor Kicklight (-63 kg), Izza pada nomor Point Fighting (-60 kg women), serta Yukai Prihatin Martin di kelas Full Contact (-51 kg). Keempat atlet tersebut telah menjalani latihan fisik, teknik, serta simulasi pertandingan yang ketat selama beberapa bulan terakhir.
Para pelatih mengungkapkan bahwa persiapan tim dilakukan secara maksimal untuk memastikan para atlet siap menghadapi lawan dari berbagai provinsi. “Kami optimis anak-anak bisa memberikan yang terbaik. Target kami tentu membawa pulang medali untuk Aceh,” ungkap Coach Beni Sutopo yang juga didukung oleh Coach Lis Nobel dalam pemantapan teknik dan mental bertanding.
Para atlet juga menyampaikan rasa bangga dapat mewakili Aceh dan berkomitmen untuk memberikan performa terbaik selama Kejurnas berlangsung. Dengan dukungan penuh dari KONI Aceh, masyarakat, serta klub tempat para atlet berlatih, diharapkan keikutsertaan ini dapat menjadi langkah awal menuju prestasi lebih besar di level nasional maupun internasional.
Tim Kickboxing Aceh dijadwalkan mulai bertanding sejak hari pertama pelaksanaan Kejurnas di Padepokan Silat TMII. Semangat, doa, dan harapan besar mengiringi keberangkatan mereka menuju arena nasional tersebut. Semoga prestasi gemilang dapat dibawa pulang untuk mengharumkan nama Aceh.(jar)
