Delapan GTK Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh Diberangkatkan Umrah

BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Delapan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi tingkat Provinsi Aceh tahun 2025 mendapatkan apresiasi berupa paket umrah ke tanah suci (Makkah dan Madinah).

Penghargaan tersebut diberikan kepada para peraih juara 1 GTK berprestasi tingkat Provinsi Aceh.

Apresiasi GTK berprestasi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh pada November 2025 lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin SPd MSP, melalui Kepala Bidang GTK Disdik Aceh, Junaidi SST MPd kepada Serambinews.com, Minggu (4/1/2026) menyampaikan bahwa kegiatan apresiasi GTK berprestasi ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Aceh.

Menurut Junaidi, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan Pemerintah Aceh kepada insan pendidik yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan prestasi dalam dunia pendidikan di Tanah Rencong.

Ia menjelaskan, proses seleksi dimulai dari tingkat cabang dinas pendidikan (cabdisdik) di masing-masing wilayah.

Para peraih juara 1 di tingkat kabupaten/kota kemudian mengirimkan berkas administrasi dan video penilaian ke Bidang GTK Disdik Aceh selaku penyelenggara tingkat provinsi.

“Kategori yang dilombakan tahun ini meliputi guru SMA, kepala SMA, guru SMK, kepala SMK, guru SLB, kepala SLB, pengawas SMA, serta pengawas SMK,” jelas Junaidi.

Delapan GTK berprestasi yang memperoleh hadiah umrah tersebut sebagai berikut:

1. Vera Hastuti MPd, Guru SMAN 1 Takengon, Aceh Tengah;
2. Syafruddin SPd, Kepala SMAN 8 Takengon Unggul, Aceh Tengah;
3. Fahrul Rozi SST, Guru SMKN 1 Kota Langsa;
4. Dra Yusmiwati MPd, Kepala SMKN 1 Sabang;
5. Armiya SPd Gr, Guru SLB TNCC Banda Aceh;
6. Hafriyani SAg MSi, Kepala SLBN Pidie;
7. Murhamatillah MPd, pengawas SMA berprestasi dari Cabdisdik Pidie Jaya; dan
8. Drs Meurah Alaidinsyah, Pengawas SMK dari Cabdisdik Aceh Selatan.

Junaidi menuturkan, rombongan GTK berprestasi tersebut diberangkatkan melalui Bandara Internasional Kuala Namu, Sumatera Utara.

Keberangkatan dari Banda Aceh telah dilepas secara resmi pada 2 Januari 2026.

“Pada 3 Januari 2026, para GTK berprestasi beristirahat sehari sebelum melanjutkan perjalanan umrah. Kemudian, pada Minggu, 4 Januari 2026, rombongan bertolak ke tanah suci,” ungkapnya.

Ia berharap, perjalanan ibadah umrah ini menjadi umrah yang mabrur dan mabrurah, serta membawa keberkahan bagi para penerima anugerah umrah dan dunia pendidikan Aceh secara umum.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, jajaran Bidang GTK Disdik Aceh, panitia pelaksana, cabdisdik di seluruh wilayah, dewan juri, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan Apresiasi GTK Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025.

Ia menambahkan, bagi peserta yang meraih juara 2 dan 3, Pemerintah Aceh memberikan penghargaan berupa hadiah uang pembinaan.

“Semoga ke depan semakin banyak GTK Aceh yang berprestasi dan memperoleh kesempatan meraih hadiah utama berupa paket umrah.

Perlu diketahui, GTK yang telah memperoleh hadiah umrah tidak diperkenankan mengikuti kembali lomba GTK berprestasi pada tahun-tahun berikutnya,” pungkas Junaidi. (Serambinews.com)