Resmi Dilantik, Tiga Ketua TP–PKK dan Bunda PAUD Lhoknga Diingatkan Amanah dan Tanggung Jawab Sosial

BERITA RAKYAT ACEH | Kota Jantho — Tiga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP–PKK) Gampong di Kecamatan Lhoknga resmi dilantik sekaligus dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aula UDKP Kantor Camat Lhoknga, Aceh Besar, Senin (2/2/2026). Pelantikan dan pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan peran TP–PKK dan Bunda PAUD dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat gampong.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut mencakup Ketua TP–PKK Gampong Lamgirek, Meunasah Beutong, dan Gampong Naga Umbang. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua TP–PKK Kecamatan Lhoknga, Ny Afriani Zayadinur, serta disaksikan oleh Wakil Ketua I TP–PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, SAg.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris TP–PKK Aceh Besar Sri Wahyuna, SH, MH, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Besar Nurbaiti, Kepala Puskesmas Lhoknga Elisa, SKM, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I TP–PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, SAg menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para Ketua TP–PKK dan Bunda PAUD yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar yang tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.

“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan atau simbol organisasi, tetapi merupakan amanah mulia. Jalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta niat ibadah,” pesan Hj. Nurul Fazli.

Menurutnya, TP–PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah gampong karena berhadapan langsung dengan keluarga sebagai unit terkecil pembangunan. Oleh sebab itu, ia meminta agar kepengurusan yang baru segera menyusun dan menjalankan program kerja yang selaras dengan 10 Program Pokok PKK serta fokus pada pemberdayaan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Nurul Fazli turut menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Aceh Besar. Ia berharap TP–PKK dan Bunda PAUD dapat berperan aktif sebagai ujung tombak pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi anak, edukasi keluarga, serta penguatan layanan PAUD.

Selain itu, ia mendorong penguatan program parenting untuk meningkatkan pemahaman orang tua tentang pola asuh anak dan remaja, sekaligus sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak. Sinergi antara Pokja Bunda PAUD dan TP–PKK Gampong.

Ia mengingatkan pentingnya konsolidasi tim pascapelantikan, penguatan kapasitas pengurus, serta koordinasi berkelanjutan antara pemerintah gampong, kecamatan, dan kabupaten. Terkait revisi kepengurusan, ia mengimbau agar tidak mengganti seluruh pengurus lama, minimal 25 persen tetap dipertahankan demi menjaga kesinambungan program dan efektivitas kerja.

Sementara itu, Ketua TP–PKK Kecamatan Lhoknga, Ny Afriani Zayadinur, dalam sambutannya menegaskan bahwa TP–PKK dan Bunda PAUD gampong memiliki peran penting dalam mendukung program pembangunan berbasis keluarga di tingkat gampong.

“Saya berharap Ketua TP–PKK dan Bunda PAUD yang baru dapat segera menyusun dan melaksanakan 10 Program Pokok PKK secara terarah, inovatif, dan berkesinambungan sesuai dengan kebutuhan gampong masing-masing,” katanya.(**)