BERITA RAKYAT ACEH I Sabang – Tugu Sabang Merauke yang berada tepat di depan Kantor Wali Kota menjadi salah satu ikon Kota Sabang yang ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Letaknya yang strategis di pusat kota membuat tugu ini mudah diakses dan kerap menjadi tempat singgah.
Berbeda dengan kawasan Tugu Nol Kilometer Indonesia yang berada di ujung barat Pulau Weh, tugu ini berdiri di tengah aktivitas pemerintahan dan sosial. Kehadirannya menjadi simbol persatuan Indonesia sekaligus penanda identitas daerah.
Sebagai ruang terbuka yang mudah dijangkau, Tugu Sabang Merauke sering dimanfaatkan sebagai lokasi berfoto, titik kumpul komunitas, hingga tempat beristirahat wisatawan yang berkeliling pusat kota. Posisi yang strategis menjadikan kawasan ini berpotensi besar sebagai ruang publik representatif dan wajah kota.
Namun, sejumlah fasilitas dinilai masih perlu ditingkatkan. Beberapa di antaranya seperti toilet umum, jalur evakuasi, pusat informasi, tempat ibadah, hingga perlindungan asuransi bagi pengunjung belum tersedia secara optimal.
Tingginya angka kunjungan wisatawan ke Sabang dalam beberapa tahun terakhir turut berdampak pada meningkatnya aktivitas di kawasan tugu. Hampir setiap wisatawan yang berkeliling pusat kota menyempatkan diri untuk singgah di lokasi ini.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan pihaknya telah memasukkan rencana peningkatan fasilitas di kawasan tersebut dalam program kerja ke depan. Pembenahan dilakukan agar area ini semakin nyaman, aman, dan ramah bagi semua kalangan.
“Kami telah memasukkan rencana peningkatan fasilitas di Tugu Sabang Merauke dalam rencana kerja Dispar. Harapannya, fasilitas yang masih kurang bisa segera dilengkapi sehingga pengunjung merasa lebih nyaman dan aman,” ujarnya, Kamis (21/2/2026).
Ia menambahkan, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai sejarah dan simbolik yang melekat pada tugu tersebut.
“Tugu ini bukan sekadar tempat wisata, tetapi simbol keutuhan dan keberagaman Indonesia. Karena itu, kami akan terus menjaga dan mempromosikannya dengan baik,” tambahnya.
Dengan rencana pembenahan tersebut, Tugu Sabang Merauke diharapkan semakin layak menjadi ruang publik kebanggaan masyarakat sekaligus destinasi yang mencerminkan wajah Indonesia dari ujung barat negeri.(*)
