BERITA RAKYAT ACEH | Sabang – Sejumlah pantai di Kota Sabang kembali ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam di ujung barat Indonesia. Pemerintah melalui Dinas Pariwisata menekankan pentingnya menjaga keselamatan pengunjung sekaligus memastikan pengelolaan pantai tetap berkelanjutan.
Pantai Kasih, Pantai Sumur Tiga, Pantai Ujong Kareung, Pantai Anoi Itam, hingga Pantai Gapang menjadi destinasi favorit dengan karakter yang berbeda-beda. Keindahan masing-masing pantai terus menarik kunjungan wisatawan hingga awal 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan kekuatan utama pantai-pantai tersebut terletak pada kondisi alamnya yang masih terjaga, Jum’at (13/2/2026). Air laut yang jernih, pasir yang bersih, serta suasana pesisir yang asri menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Ia menilai, upaya menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan harus dilakukan secara konsisten. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha dan masyarakat terus membangun kesadaran bersama agar lingkungan pantai tetap nyaman dan aman bagi pengunjung.
Di sisi lain, wisatawan juga diingatkan untuk memperhatikan faktor keselamatan. Beberapa titik pantai memiliki ombak yang cukup besar, sehingga pengunjung yang tidak mahir berenang disarankan tidak terlalu jauh dari bibir pantai.
Aspek keselamatan, menurutnya, menjadi bagian penting dalam pengelolaan destinasi wisata. Penyediaan papan informasi dan imbauan kepada wisatawan terus diperkuat agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Sementara itu, laporan Indonesia Tourism Outlook 2026 mencatat tren kebangkitan sektor pariwisata di berbagai daerah, termasuk Sabang. Penguatan ekonomi nasional dan meningkatnya kesadaran terhadap pelestarian alam menjadi pendorong pertumbuhan sektor ini.
Industri pariwisata Indonesia kini juga bergerak ke arah yang lebih berkelanjutan dan kompetitif. Kolaborasi antar pemangku kepentingan serta penerapan prinsip ramah lingkungan menjadi standar baru dalam pengelolaan destinasi, sejalan dengan langkah Sabang dalam menjaga kawasan pantai.
Harry menegaskan, pihaknya terus membenahi fasilitas pendukung seperti penataan ruang publik, pemasangan papan keselamatan, serta penguatan promosi wisata berbasis lingkungan. Dengan potensi alam yang besar dan pengelolaan yang tepat, pariwisata pantai Sabang diyakini mampu berkembang sekaligus memberikan dampak ekonomi luas tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.(*)
