Senja Ramadan di Sabang Fair Jadi Daya Tarik Warga dan Wisatawan

RAKYAT ACEH | Sabang – Suasana sore di Sabang Fair selama Ramadan menghadirkan pesona tersendiri, menjadikannya salah satu lokasi favorit warga dan wisatawan untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Memasuki bulan suci Ramadan, kawasan tepi laut ini semakin ramai dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati momen senja. Hamparan laut terbuka dengan panorama matahari terbenam menjadi magnet utama yang sulit dilewatkan.

Aktivitas ngabuburit di Sabang Fair terasa berbeda. Pengunjung tak hanya menunggu azan Magrib, tetapi juga menikmati perubahan warna langit yang perlahan beralih dari terang ke keemasan, menciptakan suasana yang hangat dan menenangkan.

Cahaya matahari yang meredup di ufuk barat memantul di perairan Teluk Sabang, menghasilkan pemandangan yang kerap diabadikan pengunjung melalui kamera ponsel. Momen ini dikenal singkat, namun selalu meninggalkan kesan mendalam.

Lokasinya yang berada di pusat Kota Sabang membuat kawasan ini mudah dijangkau. Area taman tepi laut pun dimanfaatkan pengunjung sebagai ruang santai, baik bersama keluarga maupun teman.

Salah seorang pengunjung, Hermanto, wisatawan asal Medan, Sumatera Utara, mengaku menikmati suasana yang ditawarkan kawasan tersebut, yang menurutnya memadukan keindahan alam dan nilai sejarah.

“Di kawasan ini suasananya sangat nyaman. Sambil menunggu sunset, kita juga bisa melihat peninggalan sejarah dan menikmati suasana sore di Sabang, pengalaman di sini benar-benar berkesan,” ujarnya, Selasa (26/2/2026).

Selain panorama laut, keberadaan meriam peninggalan masa perang yang tersusun di sepanjang taman turut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tak hanya itu, kehadiran pedagang takjil di sekitar lokasi semakin melengkapi suasana Ramadan. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan aneka hidangan untuk berbuka puasa tanpa harus meninggalkan kawasan.

Beberapa titik di sekitar kawasan, seperti Pantai Paradiso hingga kawasan Tugu Merah Putih, juga menjadi pilihan untuk menikmati waktu berbuka bersama.

Sepanjang sore, aktivitas di laut turut menambah keindahan suasana. Kapal-kapal yang melintas dan perahu nelayan yang beroperasi di sekitar teluk menciptakan latar alami yang menarik untuk dinikmati maupun diabadikan.

Tak heran jika Sabang Fair terus menjadi pilihan utama warga untuk menghabiskan waktu sore, khususnya selama Ramadan. Selain sebagai ruang rekreasi, kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati dan mengabadikan momen matahari terbenam di Sabang.