BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Mantan Tapol Napol GAM Dan Jubir Garda Muda Relawan pemenangan Mualem Dek Dek Fadh menantang ketua DPRA membuka buku APBA 2026 dan DPA 2026. Tunjukkan kemana larinya dana JKA
‘Apa benar apa yang dikatakan sebelumnya oleh Ketua DPRA siapa ‘perampok’ dana JKA.
Kalau ingin diungkap, kata Nyak Dhien, Jumat, (1/5) Mudah saja jika menggunakan teori aritmatika. Jika ada yang berkurang pasti bertambah ke tempat lain. Mudah kok, sebutnya singkat.
Menurut dia, saat ini di SKPA banyak program di DPA bukan usulan mereka. Tapi judul baru yang hari telah didatangi orang mengaku program baru itu pokir anggota dewan.
Ketua DPRA jangan menepuk air di dulang. Keciprat muka sendiri. Atau jangan meludah ke atas nanti jatuh ke muka sendiri, tamsilannya.
Jangan sampai nati SKPA merilis data pokir. Akan malu semua dan terungkap siapa yang punya.
Kami minta aparat hukum menelisik darimana dan siapa pemilik judul judul program yang lahir belakangan yang ditempatkan pada dinas dinas.
Kami meminta SKPA berani bersikap. Semua program baru muncul itu. Yang di klaim pokir agar tidak di realisasi. Kami ingin lihat siapa yang kebakaran jenggot, katanya lagi.
Kami menduga ketua DPRA sedang panik karena akan di ganti. Sehingga ingin membangun citra seolah dia di copot karena membela rakyat (JKA)
‘Rakyat tdk bodoh untuk menilai musang berbulu ayam’, demikian Nyak Dhien.
Sebelumnya Ketua DPRA, Zulfadli yang akrab disapa Abang Samalanga mengungkapkan bahwa berkurangnya dana JKA karena telah ada yang ‘rampok’ di Pemerintah Aceh.
Sehingga dewan tidak dimusyawarahkan dan meminta agar Pergub dibatalkan. (imj)
