BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK) Amal Hasan, SE, M.Si meminta kepada Forum IKA Fakultas di lingkungan USK untuk saling berkoordinasi dan berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di kampus. IKA di setiap fakultas harus menjadi pengayom bagi mahasiswa, sehingga insiden seperti bentrokan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan mahasiswa Fakultas Teknik tidak lagi terjadi di kemudian hari.
Hal itu disampaikan Amal Hasan saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja (Raker) IKA Keperawatan, Sabtu, 23 Mei 2026 di Aula Fakultas Keperawatan di Darussalam, Banda Aceh.
“Kita prihatin atas terjadinya insiden mahasiswa antar fakultas. Mari bersama-sama kita kawal penyelesaiannya dengan cara-cara yang sejuk, damai, serta bermartabat. Junjung semangat persatuan dan persaudaraan antar civitas akademika,” ujar Amal Hasan.
Amal Hasan juga berharap Raker IKA Keperawatan bisa melahirkan rekomendasi dan program-program kerja yang produktif, baik untuk pembangunan USK secara keseluruhan maupun kepada Fakultas Keperawatan USK.
“Kiranya rekomendasi dari Raker dapat diimplementasikan secara terukur, terstruktur dan berkelanjutan sebagai salah satu bentuk pengabdian kita kepada masyarakat yang tertuang dalam tridarma perguruan tinggi,” harapnya.
Ketua Perhumas Aceh ini juga menekankan agar IKA antar fakultas bisa menjalin komunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan para mahasiswa di fakultas masing-masing, sehingga kehadiran organisasi alumni bisa menjadi pengayom bagi para mahasiswa.
“Bangun komunikasi yang baik dengan mahasiwa, terutama dengan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). IKA Fakultas harus menjadi pengayom bagi mahasiswa, bisa menjadi diplomat kampus yang mampu membangun komunikasi yang baik dalam ekosistem berkelanjutan,” pungkasnya.[]
