BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Ketua Umum Pengprov Tarung Derajat Aceh, Alfata SAg menginginkan olahraga bela diri ini masuk peringkat I atau II nasional pada PON di NTB/NTT dan DKI tahun 2028
‘Saya sudah dua periode pimpin, jadi target kami harus naik peringkat II atau kalau bisa peringkat I nasional,’ ujar Alfata pada pembukaan Pra PORA Tarung Derajat Aceh tahun 2026 di Gedung Serba Guna, Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis (18/6).
Menurutnya prestasi Tarung Derajat Aceh selama satu dasawarsa menunjukkan peningkatan, mulai dari PON Kaltim 2008, atletnya (putra-putri) mampu membawa pulang 1 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu berada di peringkat tiga nasional.
Pada tahun 2015, dua atlet Aceh (Kandar Hasan dan Suhermansyah) pada kejuaraan Internasional Asean di Bali menyumbang 2 medali emas dari 5 emas yang diperoleh Indonesia (Juara Umum).
Kemudian di PON Papua (Timika), tahun 2021 Tarung Derajat Aceh juga memberikan prestasi gemilang dengan 3 emas, 1 perak, 5 perunggu dan masih berada di jajaran tiga besar nasional.
Di Kejurnas 2022, lima medali emas, 3 perunggu dan peringkat kedua setelah Jawa Barat. dan PON Jabar 2016 Aceh mendapat 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu dan peringkat 3 nasional.
Dan terakhir pada PON Aceh – Sumut tahun 2024, Tarung Derajat Aceh mampu meraih dua emas, 2 perak dan 7 perunggu. Ini suatu kebanggaan bagi Aceh yang telah berjuang di kancah olahraga nasional, kata mantan anggota DPRA periode 2009 sampai 2019.
Saat ini, kata Alfata, ia terus melakukan kaderisasi atlet agar atlet pemula ini yang rata rata berusia 18 – 23 tahun dapat terus berlatih dengan tekun dan serius serta disiplin sehingga dua tahun ke depan mampu bertarung nantinya di even lima tahunan.

Wasit dan Atlet Tarung Derajat Aceh ikut pembukaan Pra PORA tahun 2026
Ketua Panitia Ilyas Ramli menyebutkan Pra PORA Tarung Derajat Aceh diikuti 170 atlet, 60 offsial dan pelatih serta 30 wasit juri.
Sementara daerah yang hadir, 19 kabupaten/kota, diantaranya Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Singkil, Kota Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya (Abdya), Nagan Raya, Aceh Barat dan Simeulue.
Pra PORA Tarung Derajat Aceh dibuka oleh Kadispora Aceh, T Banta Nuzullah yang mewakili Sekda Aceh dan Ketua Harian KONI Aceh, Kennedy Husen. (imj)
