DPMPTSP Aceh Gelar Wawancara Seleksi UMKM Calon Peserta Program Partners-Up 2026

BERITA RAKYAT ACEH I Banda Aceh – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh menggelar kegiatan Wawancara Seleksi UMKM Calon Peserta Program Partners-Up Tahun 2026 yang berlangsung di Oproom DPMPTSP Aceh, Kamis (25/6). Kegiatan tersebut dibuka oleh Plh. Kepala DPMPTSP Aceh, Muhammad Aqsha, S.STP., M.M., bersama Koordinator Tim Perencanaan dan Pengembangan Iklim Investasi.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyeleksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpotensi menjadi peserta Program Kemitraan Investasi untuk UMKM Naik Kelas (Partners-Up) Tahun 2026. Melalui proses wawancara, tim seleksi melakukan penilaian terhadap profil usaha, potensi pengembangan bisnis, serta kesiapan UMKM dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan investor.

Program Partners-Up merupakan inisiatif yang dirancang untuk mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di Aceh. Melalui program ini, peserta yang terpilih akan memperoleh berbagai bentuk pendampingan, penguatan kapasitas usaha, akses informasi investasi, serta kesempatan memperluas jaringan kemitraan dengan pelaku usaha yang lebih besar.

Dalam sambutannya, Plh. Kepala DPMPTSP Aceh, Muhammad Aqsha, menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pelaku usaha agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kegiatan seleksi ini menjadi langkah awal dalam menjaring UMKM terbaik yang memiliki potensi untuk berkembang dan naik kelas melalui dukungan program kemitraan investasi. Kami berharap program ini dapat membuka akses yang lebih luas bagi UMKM untuk menjalin kerja sama dengan investor maupun dunia usaha,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan wawancara seleksi yang berlangsung pada 25 Juni 2026 ini, DPMPTSP Aceh berharap dapat memilih UMKM yang tidak hanya memiliki produk unggulan, tetapi juga memiliki komitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya. Dengan demikian, Program Partners-Up Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong iklim investasi yang semakin kondusif di Aceh.(*)