Ketua IMI Aceh Resmi Buka Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region A di Aceh

BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh, H. Mirza Mubaraq, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamax Turbo Motoprix Regional A Sumatra Putaran 4 Tahun 2026 yang berlangsung di Sirkuit Non Permanen Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Minggu (28/6).

Dalam sambutannya, Mirza mengungkapkan rasa syukur atas kembalinya ajang balap motor bergengsi tersebut ke Aceh setelah vakum selama kurang lebih delapan tahun. Menurutnya, momen ini menjadi tonggak kebangkitan olahraga otomotif di Tanah Rencong.

“Alhamdulillah, hari ini tepatnya tanggal 28 Juni 2026, kita kembali dapat bersilaturahmi dan berkumpul. Bukan hanya pencinta otomotif di Aceh, tetapi juga seluruh pencinta otomotif di Sumatra dalam event Pertamax Turbo Motoprix Regional A Putaran 4,” ujar Mirza.

Ia menjelaskan, terselenggaranya Kejurnas Motoprix di Aceh merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Event ini dipromotori oleh Santana Motor Club, salah satu klub di bawah naungan IMI Aceh, dengan dukungan penuh klub-klub otomotif di Aceh serta pengawasan langsung dari perwakilan IMI Pusat.

H Mirza Mubaraq Ketua IMI Aceh

Menurut Mirza, kembalinya Kejurnas ke Aceh tidak lepas dari perubahan regulasi yang kembali memperbolehkan penggunaan sirkuit non permanen yang memenuhi standar kelayakan. Hal itu membuka peluang bagi Sirkuit Lanud SIM untuk kembali menjadi tuan rumah kejuaraan nasional.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Danlanud Sultan Iskandar Muda beserta jajaran, serta para sponsor yang telah mendukung pelaksanaan event, di antaranya Capella Honda, Aspira Premio, Pertamina, dan Yamaha.

Selain menyambut kembalinya Kejurnas, Mirza turut mengapresiasi perkembangan prestasi pembalap Aceh yang kini mulai bersaing di level internasional. Ia secara khusus menyebut dua pembalap Bintang Mandiri Aceh, Silmi dan Oki, yang baru saja mencatatkan prestasi pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) di Jepang.

“Terima kasih kepada Klub Bintang Mandiri dan Rahmadan yang terus memberikan kontribusi dan semangat bagi anak-anak otomotif Aceh. Hari ini kita bisa melihat pembalap Aceh sudah mampu tampil di level Asia,” katanya.

Kejurnas Motoprix Putaran 4 juga menghadirkan kelas Ex-Rider, yang menjadi ajang nostalgia bagi para mantan pembalap dan legenda balap motor Aceh untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi di lintasan.

Menutup sambutannya, Mirza berharap gairah otomotif di Aceh terus berkembang, tidak hanya pada cabang road race, tetapi juga drag bike, grasstrack, dan motocross. Ia juga berharap pemerintah dapat segera *mewujudkan pembangunan sirkuit permanen* agar Aceh semakin siap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.