BERITA RAKYAT ACEH | Kota Jantho – Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar terus memperkuat upaya penanganan dampak bencana kekeringan dengan menyalurkan air bersih ke sejumlah kawasan yang mengalami krisis air. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, sebanyak 270 ribu liter air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat di berbagai titik terdampak.
Koordinator Lapangan PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir Salman ST MSi IPM mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setiap hari sebagai bagian dari upaya tanggap darurat kekeringan yang sedang berlangsung di Aceh Besar.
“Sesuai arahan Bapak Bupati Syech Muharram, dalam sepekan terakhir kita telah menyalurkan sekitar 270 ribu liter air bersih ke sejumlah kawasan terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan setiap hari agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” kata Salman, di PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Selasa (4/8/2026).
Korlap Salman menjelaskan, distribusi air bersih difokuskan ke sejumlah lokasi yang mengalami krisis air, di antaranya Komplek Lamsidaya Gampong Lampeuneurut Kecamatan Darul Imarah sebanyak 5 ribu liter per hari, Masjid Lamsidaya Lampeuneurut 10 ribu liter per hari, Komplek Alwica Lampeuneurut 5 ribu liter per hari, Komplek Sekolah Rakyat Darussa’adah Lampeuneurut 15 ribu liter per hari, Komplek Biluy Resort 5 ribu liter per hari, serta Komplek Pola Permai Ajuen Kecamatan Peukan Bada sebanyak 5 ribu liter per hari.
Selain mendistribusikan air bersih, PDAM Tirta Mountala juga terus menambah fasilitas pendukung di lapangan untuk mempermudah masyarakat memperoleh air.
“Hari ini kami juga menambah satu unit tandon air di kawasan Biluy Resort agar distribusi air lebih efektif dan masyarakat lebih mudah mengakses air bersih,” ujar Direktur Teknis PDAM Tirta Mountala Aceh Besar itu.
Salman mengungkapkan, mulai hari ini cakupan pelayanan juga diperluas ke kawasan Kemukiman Lampanah Leungah. Penyaluran air di wilayah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Balai Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh yang mengerahkan mobil truk tangki.
“Mulai hari ini suplai air ke kawasan Kemukiman Lampanah Leungah sudah dilaksanakan dengan dukungan mobil truk tangki dari Balai Perkim Aceh. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan,” jelasnya.
Menurut Salman, Perumdam Tirta Mountala akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air serta menyesuaikan pola distribusi sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami akan terus bergerak bersama pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih selama masa tanggap darurat kekeringan. Distribusi akan terus dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan di masing-masing lokasi,” pungkasnya.(*)
