BERITA RAKYAT ACEH | Aceh Selatan – Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah mengatakan kondisi daerahnya saat ini aman-aman saja, masyarakat dihimbau tetap melakukan aktifitasnya sehari-hari.
Tidak ada aksi aksi yang mengganggu dan meresahkan masyarakat, semua polisi sektor (Polsek) di 18 kecamatan yang ada di Aceh Selatan tetap monitor, ujar Kapolres saat menerima kunjungan silaturrahmi Ketua PWI Aceh di Mapolres setempat, Rabu (16/9).
Ia juga menepis adanya informasi yang beredar beberapa hari belakangan ini di media sosial terkait dugaan aksi pembegalan di beberapa lokasi di Aceh Selatan. “Informasi tu tidak benar, hoaks”, sebutnya lagi.
‘Saya sudah mengecek langsung terhadap informasi yang beredar dengan melibatkan polsek tempat kejadian perkara’, jelas Ricky.
Namun tambah Kapolres berdasarkan hasil pengecekan dan klarifikasi yang dilakukan jajaran kepolisian, tidak ditemukan adanya laporan kepada pihak kepolisian maupun kejadian pembegalan sebagaimana narasi yang beredar, sebutnya lagi.
Ia mengatakan, pihaknya bersama Kasat Reskrim dan jajaran Polsek terus memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah wilayah.
Hingga saat ini, kata dia, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Selatan secara umum aman dan kondusif.
Kapolres sangat menghargai tugas wartawan yang telah menyampaikan pemberiataan dengan berimbang dan langsung mengkonfirmasi kepadanya. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi dengar benar, bukan hoaks.
Waspadai Musim Hujan
Kapolres Teuku Ricky Fadlianshah menghimbau masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Aceh Selatan agar tetap waspada pada saat musim hujan dan angin kencang.
Waspadai tanah longsor dan banjir di daerah pinggiran pegunungan, ia menyebut kondisi cuaca dalam beberapa hari ini curah hujan disertai angin sungguh meresahkan.
Sebagaimana dilaporkan anggota Polsek Samadua dan Sawang serta Meukek kemarin malam terjadi longsor dan jatuhnya batu gunung dan tiang listrik ke arah jalan l Namun cepat ditangani petugas PLN, TNI/Polri sehingga para pengguna jalan tidak terganggu dapat melintas kembali. (imj)
