Aceh Barat Ukir Sejarah: Raih Empat Medali di PraPORA 2025 Cabang Skateboard

BERITA RAKYAT ACEH I Meulaboh – Kontingen Kabupaten Aceh Barat sukses mencatatkan prestasi gemilang pada ajang PraPORA 2025 dengan torehan empat medali dari cabang olahraga skateboard. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Aceh Barat, mengingat skateboard merupakan cabang yang masih relatif baru dikembangkan di daerah tersebut.

Kejuaraan yang berlangsung di arena skatepark Kabupaten Pidie Jaya itu mempertemukan puluhan atlet muda berbakat dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Selama lima hari kompetisi berlangsung, para atlet Aceh Barat tampil penuh percaya diri dan menunjukkan konsistensi sejak babak kualifikasi hingga partai final.

Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung ketat, Aceh Barat berhasil membawa pulang dua medali perunggu, satu medali perak pada kategori long ollie, serta satu medali emas dari kategori game of skate. Para atlet memperlihatkan performa impresif melalui penguasaan teknik yang matang, variasi trik yang kreatif, serta keberanian dalam menghadapi berbagai rintangan teknis di lintasan.

Asisten pelatih tim skateboard Aceh Barat, Mas Lana, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian yang diraih para atlet binaannya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan intensif yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

“Ini pencapaian besar bagi Aceh Barat. Anak-anak berlatih keras dan hasilnya terlihat hari ini. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk persiapan menuju PORA 2026,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih utama tim skateboard Aceh Barat, Mas Boam, turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Ia berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga skateboard, termasuk penambahan fasilitas pelatihan yang memadai.

Dengan torehan empat medali pada ajang PraPORA 2025, Aceh Barat kini mulai menempatkan diri sebagai salah satu daerah dengan perkembangan tercepat dalam olahraga ekstrem tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di event-event selanjutnya, termasuk perhelatan PORA 2026 yang kini mulai menjadi fokus utama tim.(jar)