Dukung Kelancaran Informasi Mudik, ORARI Banda Aceh Perkuat Sistem Komunikasi di Ulee Lheue

Berita Rakyat Aceh I Banda Aceh — ORARI Lokal Banda Aceh kembali menegaskan perannya dalam bidang komunikasi dengan menggelar Dukungan Komunikasi (DUKOM) Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H) yang dipusatkan di Pelabuhan Ulee Lheue.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran arus informasi selama masa mudik, terutama di salah satu titik transportasi tersibuk di Aceh. Pelaksanaan DUKOM mengacu pada Radiogram Ketua Umum ORARI Pusat Nomor: 001/RG/ORPUS/03/2026 tanggal 7 Maret 2026, serta hasil Rapat Koordinasi Kesiapan Personil dan Lapangan Angkutan Lebaran yang digelar pada 12 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung sejak 13 hingga 30 Maret 2026, dengan dukungan tambahan dari Posko DUKOM ORARI Daerah Aceh di Terminal Batoh. Seluruh personel yang terlibat merupakan anggota aktif yang berpartisipasi secara sukarela, dengan pembiayaan berasal dari swadaya.

Ketua ORARI Lokal Banda Aceh, Julizar, menyampaikan bahwa DUKOM merupakan bentuk kontribusi nyata ORARI dalam menjaga stabilitas komunikasi publik. Ia menekankan bahwa peran komunikasi menjadi krusial, terutama saat lonjakan mobilitas masyarakat seperti mudik Lebaran. Selain itu, ORARI juga rutin hadir dalam dukungan komunikasi pada momen nasional lainnya serta saat terjadi bencana.

Menurutnya, keberhasilan komunikasi di lapangan tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, seperti pengelola pelabuhan, aparat kepolisian, TNI, Gerakan Pramuka, serta RAPI Kota Banda Aceh yang turut aktif dalam mendukung jaringan komunikasi di Banda Aceh.

Di sisi teknis, operasional didukung oleh perangkat radio berupa RIG yang terhubung dengan RPU ORARI Lokal Banda Aceh, serta dua unit RIG scanner untuk pemantauan frekuensi VHF dan marine. Kabid Operasi dan Teknik, Ryan, menjelaskan bahwa sistem komunikasi radio menjadi tulang punggung koordinasi di lapangan.

“Komunikasi radio memberikan keunggulan dalam kecepatan dan kestabilan dibandingkan jaringan seluler, terutama dalam kondisi padat aktivitas. Dengan dukungan HT dari masing-masing anggota, koordinasi bisa dilakukan secara real-time,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Organisasi, Akbar, menjelaskan bahwa sistem pelibatan anggota dilakukan secara terbuka melalui Ramadhan Net dan grup internal. Penugasan ditetapkan melalui surat resmi, dengan sistem piket dua shift yang fleksibel guna menjaga keberlangsungan operasional posko tanpa mengganggu aktivitas utama anggota.

Dengan penguatan sistem komunikasi, dukungan perangkat radio, serta keterlibatan aktif anggota dan lintas instansi, kegiatan DUKOM ini menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran pertukaran informasi selama arus mudik Lebaran di Aceh.