BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Kami sudah diujung kepengurusan Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Aceh, ujar Safaruddin selaku Ketua Pengprov PBSI Aceh, Minggu (11/1) 2026.
Karena itu, Safaruddin memberikan peluang bagi calon yang ingin maju memimpin organisasi bulutangkis Aceh ke depan
Selaku Ketua bersama Sekreataris Mukhsin dimana PBSI Aceh telah menampakkan kiprahnya dan puncak prestasi dengan medali perunggu diperoleh pada PON XXI Aceh – Sumut tahun 2024.
‘Saya sudah agak jenuh, meski hampir seluruh Pengkot dan Pengkab memintanya kembali untuk memimpin kedua kalinya. Namun ia belum memberikan jawaban’, ujar Safaruddin yang kini menjabat Bupati Aceh Barat Daya, itu.
Kepengurusan Pengprov PBSI Aceh berakhir pada 17 Februari 2026 sejak dilantik 25 Juni pada 2022.
Selama empat tahun kepengurusan PBSI Aceh kata Safaruddin ia yang paling bangga adalah mampu memberikan yang terbaik bagi PBSI Aceh dan Pemerintah Aceh dengan perolehan medali perunggu putri pada PON XXI Aceh – Sumut, tahun 2024.
Tetapi ada satu program lagi yang belum tercapai pada masanya yakni pagelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) di Aceh yang tidak terlaksana memgingat gedung atau prasarana yang tidak memadai.
Safaruddin juga telah membangun GOR di Abdya pada tahun 2022 dan tahun 2026 Insya Allah GOR PBSI Aceh segera selesai di komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.
Musyawarah Kerja Provinsi PBSI Aceh seharusnya dilaksanakan 21 – 22 Desember 2025. Namun, karena bencana alam sehingga ditunda pada 11 Januari 2026.
Ketua Panitia, Arief Dwi Mulya melaporkan pada Muskerprov ini hadir 12 Pengkab/Pengkot se Aceh. (imj)
