BERITA RAKYAT ACEH | Lhokseumawe – Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya menyatakan, KONI Aceh siap terlibat aktif dalam proses pemulihan Aceh pascabencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh di penghujung November 2025 lalu.
Pon Yaya juga menegaskan, KONI Aceh dan jajarannya akan selalu mendukung program Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem untuk penanganan dan pemulihan dambak banjir bandang serta tanah longsor.
“Kita sudah lihat bagaimana dedikasi dan kerja keras Mualem untuk menangani bencana yang cukup dahsyat ini,” ujar Pon Yaya didampingi Sekum KONI Aceh, Ahyar, ST usai pelepasan keberangkatan 150 ton bantuan KONI Aceh untuk korban banjir di Posko Induk KONI Aceh Peduli Bencana di Hotel Lido Graha, Kota Lhokseumawe, Rabu (31/12/2025) pagi WIB.
“Sejak hari pertama banjir dan tanah longsor hingga hari ini, Mualem tidak pernah berhenti berjuang untuk rakyatnya,” ungkap Ketua Umum KONI Aceh ini.
“Sebab itu, sudah sepantasnya kita semua mendukung program-program Mualem dalam penanganan dan pemulihan pascabencana,” tegasnya.
Pon Yaya menekankan, program KONI Aceh Peduli Bencana takkan berhenti usai penyaluran 150 ton bantuan untuk korban banjir.
KONI Aceh, urainya, akan tetap berpartisipasi dalam kegiatan dan program-program pemulihan bencana selanjutnya.
“Kita nanti akan berkoordinasi dengan KONI Pusat dan pihak-pihak lainnya,” terang dia.
“Apalagi, Menpora infonya ada program khusus untuk Aceh, terutama dalam pemulihan sektor olahraga, seperti pemulihan peralatan olahraga maupun fasilitas lainnya,” tutur Pon Yaya.
150 Ton Bantuan
KONI Aceh resmi menyalurkan sekitar 150 ton bantuan untuk korban terdampak banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Penyaluran ratusan ton bantuan tersebut secara resmi diluncurkan oleh Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri atau akrab disapa Pon Yaya dari Posko Induk KONI Aceh Peduli di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Rabu (31/12/2025) pagi.
Bantuan itu selanjutnya langsung diantarkan oleh tim yang sudah dibentuk ke titik-titik pengungsi daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri atau Pon Yaya melepaskan konvoi bantuan itu setelah acara peusijuek secara sederhana.
“Mudah-mudahan bantuan ini sampai ke daerah tujuan, sebagai bentuk empati dan simpati kita kepada sauidara saudara kita yang terdampak bencana,” kata Pon Yaya.
Menurut eks Ketua DPRA ini, KONI Aceh sudah membentuk limatim guna mengkoordinir penyaluran ke titik-titik pengungsi korban banjir bandang dan tanah longsor.
“Insya Allah, bantuan ini bisa sampai ke tangan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ucap Pon Yaya penuh simpati.
“Kita salurkan bantuan ini ke semua daerah yang terkena bencana dengan melibatkan KONI kabupaten/kota terdampak,” tutur dia.
“Ada lima tim kita bentuk, masing-masing mengkoordinir penyaluran bantuan ke titik-titik yang telah ditentukan,” urainya.
“Misalnya, tim yang bertugas ke Aceh Timur, Langsa, hingga Aceh Tamiang. Kemudian, tim untuk wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara. Lalu, tim ke wilayah Pidie Jaya dan Bireuen,” paparnya.
“Juga tim ke Aceh Tengah, Bener Meriah, serta Gayo Lues. Serta tim ke wilayah Barat Selatan Aceh mulai Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, hingga Singkil,” terang Pon Yaya.
30 Ton Beras Premium
Sedangkan Sekum KONI Aceh, Achyar, ST melaporkan, ratusan ton bantuan itu terdiri atas bantuan beras premium sejumlah 30 ton.
Kemudian juga ada bahan pangan lainnya seperti mie instant, susu, biskuit, air minum, handuk, mukena, sajadah, obat-obatan, dan perlengkapan pembersihan semisal sekop an arco yang diperkirakan secara keseluruhan mencapai sejumlah 150 ton.
Bantuan tersebut dikoordinasikan dengan pengurus KONI kabupaten/kota terdampak untuk penyalurannya.
Belasan truk berikut pengurus dan staf KONI Aceh mengiringi konvoi bantuan itu.
Sebanyak lima tim dilibatkan untuk penyaluran bantuan. Yaitu tim 1 menuju Aceh Utara, Lhokseumawe, tim 2 menuju Aceh Timur, Langsa hingga Aceh Tamiang.
Tim 3 menuju kawasan tengah yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara dan Gayo Lues. Sedangkan tim 4 menuju kawasan terdampak di Bireun dan Pidie Jaya.
Sementara tim 5 menuju Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan hingga Singkil.
Saat ini konvoi telah menuju titik masing-maing dengan setiap tim dipimpin para ketua dan pengurus harian KONI Aceh.(Serambinews)
