BERITA RAKYAT ACEH | Sabang – Pemerintah Kota Sabang terus mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan kapal pesiar internasional sepanjang 2026, sebagai upaya memperkuat posisi daerah ini di peta pariwisata global.
Kunjungan kapal pesiar dipandang sebagai peluang strategis untuk meningkatkan eksposur Sabang di mata dunia. Pemerintah daerah pun mengarahkan berbagai langkah untuk memastikan wisatawan mancanegara mendapatkan pengalaman terbaik selama singgah.
Melalui Dinas Pariwisata, penguatan dilakukan tidak hanya pada aspek promosi, tetapi juga pada kesiapan layanan di lapangan, mulai dari penyambutan hingga kunjungan ke berbagai destinasi unggulan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, menyebutkan bahwa berdasarkan jadwal yang telah disusun, sebanyak enam kapal pesiar direncanakan akan bersandar di kawasan Pulau Weh sepanjang tahun 2026.
“Kunjungan kapal pesiar menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Sabang kepada wisatawan mancanegara. Karena itu, berbagai persiapan terus dilakukan agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Sabang,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran kapal pesiar tersebut diperkirakan membawa wisatawan dari berbagai negara, yang berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
Untuk memperluas jangkauan pasar, promosi Sabang juga terus diperkuat melalui berbagai saluran internasional, termasuk partisipasi dalam pameran pariwisata dunia, kerja sama dengan agen perjalanan luar negeri, serta pemanfaatan platform digital.
Selain itu, Sabang dinilai memiliki daya tarik yang lengkap bagi wisatawan asing. Keindahan bawah laut di Pulau Rubiah yang dikenal dengan keanekaragaman terumbu karangnya menjadi salah satu magnet utama, disertai kekayaan budaya dan sejarah yang tersebar di berbagai kawasan.
Pemerintah kota juga mendorong keterlibatan pelaku industri pariwisata lokal, mulai dari operator tur, pemandu wisata, hingga pelaku usaha kuliner dan UMKM, agar siap menyambut lonjakan kunjungan wisatawan.
“Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, kami optimis kunjungan kapal pesiar ini akan semakin memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi wisata internasional,” kata Harry.
Ke depan, kunjungan kapal pesiar diharapkan tidak hanya meningkatkan angka wisatawan mancanegara, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat serta mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata di Sabang.
