Mahasiswa KKN USK LT-6 Berdayakan Ibu-Ibu PKK Gampong Lamgeu Baro Aceh Besar

Mahasiswa KKN USK LT 6 di Desa Lamngeu Baro Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar

 

“Melalui Pelatihan Pembuatan Spray Serai Anti Nyamuk dan Perhitungan HPP”

BERITA RAKYAT ACEH | Aceh Besar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok LT-6 Desa Lamgeu Baro Sukamakmur, Aceh Besar menyelenggarakan kegiatan demonstrasi dan sosialisasi pembuatan spray serai anti nyamuk bersama ibu-ibu PKK setempat, Sabtu (1/8) 2026.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang kesehatan masyarakat yang dikombinasikan dengan pemberdayaan ekonomi, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman serai sebagai bahan alami sekaligus memberikan wawasan dasar mengenai peluang usaha dari produk tersebut.

Ketua kelompok LT 6 Hafiz Ramadhan mengatakan kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pencegahan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD). Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta pemberantasan sarang nyamuk, masyarakat juga dapat memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai alternatif untuk membantu mengurangi gangguan nyamuk di lingkungan rumah.

Selanjutnya, mahasiswa KKN mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan spray serai anti nyamuk, mulai dari pengenalan bahan dan alat, tahapan pembuatan, hingga cara penggunaan dan penyimpanan produk yang baik. Selama demonstrasi berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan setiap tahapan serta berdiskusi mengenai manfaat dan cara pembuatan produk sehingga dapat diaplikasikan secara mandiri di rumah.

Tidak hanya berfokus pada proses pembuatan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Pada sesi ini, peserta diajarkan cara menghitung biaya yang dikeluarkan dalam pembuatan satu botol spray, meliputi biaya bahan baku, kemasan, dan komponen pendukung lainnya.

‘Melalui perhitungan tersebut, ibu-ibu PKK memperoleh gambaran mengenai cara menentukan harga jual yang sesuai sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dipasarkan sebagai salah satu produk usaha rumahan”, ujar Hafiz

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK tidak hanya mengikuti demonstrasi dengan penuh perhatian, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi mengenai strategi pemasaran sederhana, serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha rumah tangga. Suasana yang interaktif mencerminkan semangat masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan baru yang bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN LT-6 berharap masyarakat Gampong Lamgeu Baro tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman serai sebagai bahan alami, tetapi juga memiliki ketrampilan dasar dalam menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual produk. Dengan demikian, inovasi sederhana ini diharapkan dapat menjadi salah satu peluang usaha yang mampu meningkatkan nilai tambah tanaman lokal sekaligus mendukung perekonomian keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Syiah Kuala kepada masyarakat melalui pendekatan yang mengintegrasikan edukasi kesehatan dan pemberdayaan ekonomi. Diharapkan, ilmu yang telah dibagikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (*)