Pemko Sabang Perketat Pengawasan Pelabuhan Balohan Jelang Arus Mudik Lebaran

BERITA RAKYAT ACEH | Sabang – Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Sabang memperketat pengawasan di Pelabuhan Balohan melalui inspeksi lapangan yang dilakukan pada Rabu (18/3/2026). Langkah ini bertujuan memastikan pelayanan tetap tertib, aman, dan nyaman bagi pemudik maupun wisatawan.

Peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran mendorong Pemerintah Kota Sabang bersama unsur Forkopimda turun langsung ke Pelabuhan Balohan guna memastikan seluruh aktivitas berjalan lancar. Pengawasan difokuskan pada kesiapan fasilitas, kinerja petugas, hingga kenyamanan penumpang.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah titik layanan menjadi perhatian, mulai dari pos pelayanan terpadu, fasilitas kesehatan, hingga pusat informasi bagi penumpang. Pemerintah ingin memastikan seluruh komponen pelayanan dapat berfungsi optimal saat lonjakan penumpang terjadi.

Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh, baik dari sisi sarana maupun sumber daya manusia.

“Kami ingin memastikan semua fasilitas dan petugas benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain kesiapan teknis, kualitas pelayanan juga menjadi sorotan. Petugas di lapangan diingatkan untuk tetap bersikap ramah dan responsif, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan ketertiban selama masa mudik.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa Pos Pelayanan Terpadu telah siap dioperasikan selama periode Lebaran. Layanan kesehatan juga telah disiagakan untuk memberikan penanganan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Secara umum, pos pelayanan sudah siap. Layanan kesehatan juga tersedia sehingga masyarakat bisa langsung mendapatkan penanganan jika diperlukan,” jelasnya.

Pengawasan tidak hanya difokuskan pada fasilitas, tetapi juga pada aspek layanan jasa di pelabuhan. Pemerintah menegaskan agar tidak terjadi kenaikan tarif secara sepihak, baik untuk transportasi maupun jasa porter, sehingga tidak merugikan penumpang.

Di sisi lain, stabilitas pasokan kebutuhan pokok selama libur panjang turut menjadi perhatian. Distribusi barang diharapkan tetap berjalan lancar agar tidak memicu lonjakan harga di pasaran.

Kebersihan kawasan pelabuhan juga menjadi bagian penting dalam pengawasan. Pelaku usaha di sekitar lokasi, termasuk warung makan, diimbau tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pemudik dan wisatawan yang datang.

Suradji menambahkan, kondisi akses transportasi menuju Sabang saat ini telah kembali normal setelah sempat terganggu akibat banjir pada akhir November 2025. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus kunjungan selama periode Lebaran.

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah optimistis aktivitas di Pelabuhan Balohan dapat berjalan lebih tertib dan lancar, sekaligus memberikan pengalaman yang positif bagi masyarakat.

“Jaga sinergi dan berikan pelayanan terbaik. Berikan kesan positif kepada setiap tamu yang datang ke Sabang,” pungkasnya.