BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Sebanyak 30 Ketua – ketua Pengprov seluruh Indonesia yang telah membuat mosi tak percaya dan Munaslub serta Rakernas di PIK 2 Banten tanggal 23 – 25 April 2026 agar Ketua Umum PB Muaythai yang lama La Nyala segera mengundurkan diri.
Kami tetap mendukung cabang olahraga Muaytai versinya Nadim Alfarell, ujar Syarwan selaku Dewan Guru Nasional bersertifikat yang dilantik oleh Mr Fradik di Bogor, Jawa Barat dan Guru Besar (Gubes) Muaythai Aceh di Banda Aceh, Selasa 19 Mai 2026.
Dukungan ini juga diikuti 23 Pengcab 23 kabupaten/kota di Aceh. Meski ada yang sudah dibekukan tetapi tidak sah karena tidak sesuai dengan AD/ART.
Alasan pembekuan karena dinilai tidak melakukan kegiatan selama dua tahun. Sementara Aceh pada PON tahun 2024, Kejurda Muaythai 2025, Pra PORA akhir 2025.
Kemudian pada 2026, ada PORA Aceh Jaya, Jadi saya menilai keputusan Ketua PB MI versi La Nyala mengada-ada. Alasan mem Plt kan Pengprov Aceh.
Selama ini menurut para ketua pengprov La Nyala telah gagal memimpin olahraga Muaythai. Lebih mementingkan ke daerahnya sendiri. Itu terbukti pada saat PON Aceh – Sumut 2024.
Pada waktu itu, La Nyala tidak hadir di arena pertandingan di Aceh di arena muaythai, ia lebih memilih ke Sumut untuk menonton cabor lain.
Kita sangat kecewa sehingga terjadinya keributan di arena pertandingan di kelas seni. dimana empat nomor yang dipertandingkan semua emas mau diambil untuk Jawa Timur dan ketua wasit seni pun dari Jawa Timur.
Ini terbukti pada saat sebelum PON Aceh, tim KONI Aceh yang dipimpin Ketua KONI Aceh, (alm) Kamaruddin Abubakar atau Aburazak, Rayuan Sukma, Syarwan, Fachrulrazi ketua harian PB MI, memohon kelas seni agar diberikan satu medali emas yang mana dari dua kelas seni yang dimainkan di Papua, Aceh menambah menjadi empat kelas.
Jawaban dari Ketua PB MI tegas, ia mengatakan tidak bisa. karena seni itu milik kami Jawa Timur. karena kami sudah banyak mengeluarkan uang latihan di Thailand.
Dan kami dari Aceh juga menjawab kami juga mengambil pelatih seni terbaik dari negeri jiran. (imj)
