Seminar Nasional
Kajian Lemhanas Sabang Siap Direvitalisasi Kembali
Banda Aceh – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si.mengatakan Pulau Weh Sabang siap direvitalisasi kembali baik untuk ketahanan maritim juga sebagai pusat logistik nasional.
‘Sabang sebagai jalur strategis internasional, juga sebagai pelabuhan yang hidup dan dapat membuka peluang kerja, pengembangan UMKM, ujarnya pada jumpa pers di Hermes Hotel, Banda Aceh, Selasa (3/11) 2026.
Gubernur Lemhanas hadir ke Aceh dalam rangka menghadiri Seminar Nasional yang dilakukan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia
(Lemhannas RI) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) Aceh dengan tema “Sabang sebagai Gerbang Strategis Pertumbuhan Ekonomi, Kedaulatan Maritim, dan Ketahanan Energi Nasional” ,
Seminar ini melibatkan pemangku kepentingan dari Direktorat Jenderal Bea dan
Cukai, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, BPKS, PT Pertamina, PT Trans
Continent, dan Lemhannas RI.
Menurutnya seminar ini mengangkat subtema “Pengembangan Sabang sebagai Strategic
Anchorage, Maritime Logistics Hub, Bunkering Centre, dan Shorebase Nasional”
untuk membahas peluang pengembangan Sabang sebagai simpul strategis layanan kapal, logistik maritim, pengisian bahan bakar kapal, serta basis pendukung kegiatan industri energi dan operasi lepas pantai.
Dengan posisi yang strategis terletak di ujung barat Indonesia, dekat jalur pelayaran internasional yang
menghubungkan Samudra Hindia dan Selat Malaka, Sabang memiliki posisi geografis yang berpotensi dikembangkan menjadi bagian penting dari jaringan logistik dan pelayanan maritim regional.
Sebagai gerbang laut yg berada di selat malaka maka ke depan perlu kita revitalisasi agar dikembangkan mendorong Sabang memastikan menjadi HUB pelabuhan internasional. Sabang menjadi penyeimbang bagi pelabuhan internasional.
Apalagi saat ini ada penemuan minyak di laut andaman yang dikerjakan perusahaan Mubadala Energi dari Arab justru Sabang semakin ramai wilayah perairan kita. (imj)
