Tgk Ismail Ceramah Maulid di Desa Batoh “Jangan Tinggalkan Salat”

Ketua panitia
Tgk Ismail
Pengurus masjid dan imam

BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Tgk Ismail salah satu pendakwah asal Labuhan Haji, Aceh Selatan, Rabu malam (21/10) mengisi acara ceramah maulid di Desa Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh. Ia mengajak masyarakat setempat untuk tidak meninggalkan salat.

“Kunci dasar adalah salat, karena dengan salat bisa membawa rezeki bagi kita, dapat berkah, sehat selalu panjang umur’, ujarnya dihadapan ratusan masyarakat yang hadir malam itu.

Kecuali itu, sebagai makhluk yang beryawa kita pasti akan mati. Tapi yang paling sakit adalah ketika menghadapi sakaratul maut. Bagi yang selalu salat, ia sudah siap menghadapinya.

Tgk Ismail juga melihat selama ini pada saat memperingati maulid baik di gampong maupun masjid berbagai kegiatan dilakukan seperti mendirikan tenda atau kegiatan lain justru anak mudanya yang tidak salat.

“Padahal hanya hanya lima menit, masak tidak bisa, atau kalau agak cepat bisa tiga menit saja’, ungkapnya sambil memberi contoh orang salat terburu buru tentu tidak kusyuk atau fokus.

Menurutnya kita mensyiarkan hari besar kelahiran Nabi Muhammad, namun syariat tidak dilaksanakan. Ini menurut Tgk Ismail itu kurang tepat akhirnya kita tidak mendapatkan syafaatnya.

Begitu juga dalam rumah tangga, Tgk Ismail memberikan pesan kepada para istri yang suaminya tidak salat untuk selalu mengingatkannya jangan lupa salat. “Sampaikan dengan lembut kepada suami, bang udah salat, sebutnya dan sampaikan setiap waktu karena suami adalah imam dalam rumah tangga.

Terakhir Tgk Ismail berpesan mari terus kita melaksanakan salàt semoga pada saat hari dibangkitkan kembali di yaumil mahsyar akan mendapatkan pertolongan dari Nabi Muhammad SAW.

Ceramah Tgk Ismail itu berlangsung satu jam lebih diakhiri doa bersama.

Sebelum ceramah acara didahului nazam Aceh oleh Tgk Syeh Muda.

Ketua Panitia Zaini Yusuf melaporkan rangkaian ceramah ini merupakan lanjutan kenduri maulid yang sudah duluan dilaksanakan di masjid Babuttaqwa, Batoh pada Minggu sore, 11 Oktober 2026.

Zaini menyampaikan juga bahwa ceramah ini pertama kali dilaksanakan di lapangan terbuka setelah mendegar masukan dari perangkat gampong, kadus dan tuha puet.

Ia melaporkan pendapatan sumbangan acara maulid sebanyak Rp 100 juta lebih dan 129 hidang serta menyantuni 51 anak yatim dari masyarakat dan para donatur.

Atas nama panitia, Zaini menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan donatur yang telah menyumbang untuk kegiatan maulid pada tahun 2026.

Sementara itu Keuchik Desa Batoh, Jafaruddin mengatakan ceramah maulid malam ini telah terlaksana dengan baik dan masyarakat yang hadir pun terlihat cukup puas dan terhibur dengan gaya bicaranya yang disampaikan Tgk Ismail.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara ini”, demikian Jafaruddin. (imj)