Transformasi Digital Layanan JKN, RS Harapan Bunda Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Photo Dok. RS. Harapan Bunda, Banda Aceh

BERITA RAKYAT ACEH I Banda Aceh – BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh terus memperkuat mutu layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menjadikan digitalisasi sebagai garda terdepan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan strategis bertajuk “Penyampaian Capaian Kinerja Faskes dan Efektivitas Pemanfaatan Digitalisasi Tahun 2025” yang digelar pada Rabu, 5 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pemantapan kualitas layanan kesehatan sekaligus ajang apresiasi bagi Fasilitas Kesehatan (Faskes) mitra yang dinilai berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam memberikan layanan optimal kepada peserta JKN sepanjang tahun 2025.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, apt. Manna, S.Si, MPH, AAK, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada sejumlah Faskes yang berhasil menunjukkan transformasi layanan secara nyata, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam paparannya, apt. Manna menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan, mulai dari pemangkasan antrean hingga peningkatan akurasi dan transparansi pelayanan. Sepanjang tahun 2025, BPJS Kesehatan mencatat lompatan signifikan dalam integrasi sistem layanan yang berdampak langsung pada kemudahan akses bagi peserta JKN.

Salah satu Faskes yang menonjol dalam capaian tersebut adalah RS Harapan Bunda. Rumah sakit ini berhasil memborong dua penghargaan bergengsi atas komitmennya dalam peningkatan mutu layanan.

Penghargaan pertama adalah Bintang 3 Komitmen FKRTL, sebagai pengakuan atas keberhasilan RS Harapan Bunda dalam mengimplementasikan secara penuh Integrasi Sistem Antrean Online, Integrasi Sistem Klaim, serta penerapan E-SEP melalui teknologi finger print dan face recognition. Implementasi ini terbukti mampu meminimalkan waktu tunggu pasien sekaligus menyederhanakan proses administrasi.

Selain itu, RS Harapan Bunda juga meraih penghargaan Terbaik III Rekrutmen Peserta Program Rujuk Balik (PRB). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi rumah sakit dalam memastikan kesinambungan perawatan pasien kronis melalui program rujuk balik ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Kabid Umum RS Harapan Bunda, Mirwandi, ST, yang mewakili jajaran direksi.

Tak hanya berfokus pada capaian teknis, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi atas kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan Faskes mitra. RS Harapan Bunda turut menerima ucapan terima kasih atas partisipasi aktif dalam Posko Kesehatan “BPJS Kesehatan Bersama Faskes Peduli, Hadir untuk Negeri”.

Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada 8–10 Desember 2025 sebagai respons cepat terhadap bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh–Sumatera. Keterlibatan RS Harapan Bunda dalam posko kesehatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi BPJS Kesehatan dan Faskes tidak hanya hadir di ruang perawatan, tetapi juga di tengah masyarakat saat bencana terjadi.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Faskes, khususnya RS Harapan Bunda, yang telah bergerak selaras dengan visi digitalisasi BPJS Kesehatan. Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih atas komitmen melayani peserta JKN dengan sepenuh hati, baik melalui kecanggihan sistem maupun aksi kemanusiaan di lapangan,” ujar apt. Manna.

Melalui kegiatan ini, BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh berharap capaian standar mutu layanan sepanjang tahun 2025 dapat terus ditingkatkan, demi mewujudkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat Aceh.(ril)