Dedy Lantik Dua Kepala BNNK

BERITA RAKYAT ACEH | Banda Aceh — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) melantik dua pimpinan BNN Kota Banda Aceh dan Kota Langsa.

AKBP Muhammad Yanis, S.I.K., M.H. memimpin BNN Kota Banda Aceh, sementara Kompol
Ir. Khairinnas, S.T., S.I.K., M.M., M.H., M.T., M.I.K., M.Psi., C.P.H.R., I.P.M Kepala BNN Kota Langsa.

Keduanya dilantik Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy
Tabrani, S.I.K., M.Si., dalam prosesi yang berlangsung di Banda Aceh, Selasa (29/9).

Dedy Tabrani menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada kedua pejabat tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab besar dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Ia meminta kedua kepala BNNK yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, forkopimda dan seluruh unsur masyarakat.

Kemudian perlu dilakukan sejak awal agar strategi P4GN dapat disusun secara tepat sasaran. BNN harus hadir di tengah masyarakat dalam rangka pencegahan harus
diperkuat.

Yang paling penting, kata Dedy pemberantasan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika harus dilakukan secara tegas dan terukur, serta masyarakat harus terus diberdayakan agar memiliki ketahanan terhadap
ancaman narkotika,” ucap Tabrani.

Dedy menyebut Banda Aceh dan Langsa memiliki posisi
strategis dalam pelaksanaan P4GN di Aceh. Karena itu,
penanganan persoalan narkotika tidak mungkin hanya
dibebankan kepada BNN, Pemerintah daerah, TNI-Polri, ulama, tokoh masyarakat, lembaga oendidikan, dunia usaha hingga masyarakat dinilai memiliki
peran penting dalam memperkuat pencegahan sekaligus
menekan peredaran gelap narkotika.

“P4GN harus berjalan secara menyeluruh, mulai dari
pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, hingga pembangunan
ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika,” demikian Dedy. (*)