BERITA RAKYAT ACEH | Lhoknga (18/06) – Aceh merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko bencana alam yang tinggi, mulai dari gempa bumi, tsunami, hingga tanah longsor. Untuk memperkuat kesiapsiagaanmasyarakat menghadapi ancaman bencana, PT Solusi Bangun Andalas (“Solusi BangunAndalas/Perusahaan”) menyelenggarakan Seminar Kebencanaan dengan tema “Siaga Hari Ini, TangguhMenghadapi Hari Esok” di Andalas Hall, Kamis (11/06).
Selain mitigasi risiko bencana dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, seminar yang dihadiri olehunsur pemerintah, akademisi, serta perwakilan masyarakat lintas profesi dan organisasi di sekitarwilayah operasional perusahaan ini, juga membahas berbagai isu strategis mulai dari implementasikaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice), pengelolaan lingkungan dan reklamasipascatambang, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta program Pengembangan dan PemberdayaanMasyarakat (PPM).
Kepala Teknik Tambang (KTT) Solusi Bangun Andalas, Adi Handarbeni, mengatakan bahwakesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruhpemangku kepentingan.
“Melalui seminar ini, kami ingin memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya mitigasibencana dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan agar masyarakat mampu mengenali risiko, memahami langkah mitigasi, serta merespons kondisi darurat secara tepat,” ujar Adi Handarbeni.
Adi Handarbeni menggaris bawahi, kesiapsiagaan yang dibangun hari ini menjadi modal penting untukmenghadapi berbagai tantangan di masa depan terutama potensi bencana yang dapat terjadi di wilayahAceh. Begitu juga tentang implementasi praktik pertambangan yang baik (Good Mining Practice).
Adi berharap, masyarakat semakin memahami bagaimana pengelolaan pertambangan yang bertanggungjawab dan perlindungan lingkungan hidup yang dilakukan Solusi Bangun Andalas sebagai bagian dariupaya perlindungan terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, yang diwakili oleh Kepala BidangMineral dan Batubara, Said Faisal S.T., M.T., turut menyampaikan apresiasinya atas inisiatif SolusiBangun Andalas yang menghadirkan ruang edukasi dan kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingandalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan pemahaman mengenai praktik pertambangan yang baik.
“Melalui seminar ini, Solusi Bangun Andalas sudah mengambil langkah positif dalam membangunkesadaran bersama tentang pentingnya mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik. Kami berharap, kolaborasi antara pemerintah, duniausaha dan masyarakat seperti ini dapat terus diperkuat untuk mewujudkan pembangunan yang aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh,” ujar Said.
Pada kesempatan yang sama, Solusi Bangun Andalas juga menerima penghargaan dari PemerintahKabupaten Aceh Besar atas kontribusi dan keterlibatan aktif perusahaan dalam upaya penanggulanganbencana hidrometeorologi di Aceh. Sehari setelahnya Solusi Bangun Andalas juga menerimaPenghargaan Garda Kemanusiaan Aceh dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Aceh.Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terjalin antara perusahaandengan pemerintah daerah, media dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuatkesiapsiagaan serta respon terhadap bencana yang berdampak pada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Solusi Bangun Andalas berharap semakinbanyak pihak yang memahami pentingnya budaya keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesiapsiagaanmenghadapi bencana sehingga tercipta masyarakat Aceh yang lebih tangguh dan berdaya dalam menghadapi berbagai risiko di masa mendatang.
